Senin, Maret 25berita dan informasi seputar kesehatan, teknologi dan sport

16 Makanan Yang Perlu Dihindari Oleh Penderita Darah Tinggi Dan Asam Urat

NettCyber.com | 16 Makanan Yang Perlu Dihindari Oleh Penderita Darah Tinggi Dan Asam Urat. Menjaga kesehatan tubuh bisa dilakukan dengan cara menjaga asupan makanan kita sehari-hari. Pilih menu harian sehat yang tidak hanya dapat mencukupi kebutuhan energi melainkan juga untuk menjaga kesehatan anda. Selain itu lengkapi pola hidup sehat anda dengan melakukan olahraga.

16 makanan yang perlu dihindarioleh penderita darah tinggi dan asam urat hd 1

Dengan secara rutin menjaga asupan sehat serta berolahraga maka kesehatan tubuh akan lebih terjaga dan tidak mudah sakit. Mari kita simak makanan apa saja yang perlu dihindarai oleh penderita darat tinggi dan asam urat.

Makanan Yang Harus Dihindari Bagi Penderita Darah Tinggi

Mengetahui pantangan apa saja yang harus dihindari oleh para penderita darah tinggi terutama dalam hal makanan, dapat membantu seseorang untuk terhindar dari dampak salah asupan. Meskipun penyebab penyakit darah tinggi sehingga sekarang belum banyak diketahui namun nyatanya pola makan menjadi salah satu alasan seseorang terkena jenis penyakit ini.

Baca Juga :  20 Cara Mengobati asam Urat Secara Tradisional dan Alami

Mengetahui apa saja asupan yang harus dibatasi atau asupan mana saja yang harus dihilangkan menjadi salah satu cara bagi anda untuk terhindar dari komplikasi.

1. Asinan dan Acar

Asinan dan acar merupakan makanan yang harus dihindari bagi para penderita hipertensi. Penggunaan buah seperti mentimun memang bagus untuk kesehatan namun proses pengolahannyalah yang membuatnya tidak sehat. Pengolahan asinan dan acar menggunakan garam yang merupakan penyedap pantangan bagi penderita darah tinggi. Acar dan asinan sendiri banyak digunakan sebagai pendamping bagi makanan sate atau chinese food dan lain-lain.

2. Makanan dan Minuman Manis

Makanan dan minuman manis dapat meningkatkan terjadinya komplikasi jantung bagi mereka yang menderita tekanan darah tinggi dan diabetes. Gula nyatanya dapat meningkatkan tekanan darah pada seseorang. Hal inilah kenapa sebaiknya seseorang dengan darah tinggi tidak mengonsumsi makanan serta minuman manis yang memiliki banyak kandungan gula.

3. Daging Merah

Daging merang memiliki kandungan lemak yang cukup tinggi sehingga tidak baik untuk kesehatan jantung serta pembuluh darah. Dalam hal ini daging sapi termasuk di dalamnya. Banyak yang berpikir jika sapi tanpa lemak merupakan daging sehat yang boleh dikonsumsi bagi para penderita hipertensi namun nyatanya daging sapi memliki kandungan lemak jenuh yang tidak baik bagi penderita hipertensi.

4. Garam

Garam menjadi pantangan utama bagi para penderita darah tinggi. Mengonsumsi makanan degan terlalu banyak garam di dalamnya menyebabkan tekanan darah semakin naik. Hal ini dapat tejadi karena garam memiliki sifat yang dapat menarik air. Namun tidak berarti anda dilarang mengonsumsi garam sama sekali. Asalkan dengan takaran yang tepat anda masih bisa menggunakan garam sebagai bumbu masakan anda. Bagi penderita tekanan darah tinggi sebaiknya mengonsumsi garam dengan takaran 1 sdt atau sebanyak 6 gram.

Baca Juga : Cara Cepat Mengobati Asam Urat Dengan Buah Nanas 

Semakin sedikit anda mengonsumsi garam maka efeknya akan semakin baik bagi kesehatan anda. Hal inilah kenapa ada baiknya jika kita sendiri yang menyiapkan makanan sendiri dirumah. Mengonsumsi makanan yang dibuat sendiri tidak hanya membuat anda lebih hemat melainkan juga dapat mengontrol sendiri takaran garam untuk masakan.

5. Makanan Dikalengkan

Makanan yang dikemas ke dalam kaleng umumnya diberi pengawet supaya dapat bertahan lama. Pengawet yang digunakan terbuat dari substansi yang yang membantuk garam. Hal ini kenapa makanan yang dikalengkan merupakan jenis makanan yang dilarang dikonsumsi bagi para penderita darah tinggi.

6. Olahan Dari Daging

Produk olahan daging merupakan makanan yang harus dihindari oleh para penderita darah tinggi. Ada banyak sekali jenis olahan daging yaitu sosis, nugget, kornet, daging ham, dendeng dan jenis daging lain yang harus dihindari. Meski rasanya tidak terlalu asin ketika dikonsumsi, namun kandungan garam dari produk olahan daging cukup tinggi.

7. Mie Instan

Bagi anda yang tidak suka memasak atau mungkin tidak memiliki waktu untuk memasak, maka mie instan menjadi makanan andalan pada setiap waktu. Mie instan bukanlah jenis makanan sehat dan cenderung berbahaya terutama jika anda mengonsumsinya secara terus menerus, mie instan memiliki kadar garam yang tinggi berikut dengan kandungan lemak serta kalorinya. Mie instan bukan hanya menjadi pantangan bagi para penderita darah tinggi melainkan juga dapat menaikkan berat badan.

8. Makanan dengan Kandungan Lemak Jenuh

Banyak sekali makanan yang mengandung lemak jenuh yang memiliki rasa enak serta bentuk yang beragam sehingga akan semakin sulit bagi kita untuk menghindarinya. Hampir bisa dipastikan jika semua makanan yang digoreng pasti mengandung lemak jenuh karena menggunakan minyak sayur atau minyak kelapa dalam mengolahnya. Selain itu, beberapa produk seperti keju, donat, kulit ayam, susu full cream dan lain-lain merupakan contoh makanan dengan kandungan lemak jenuh di dalamnya. Makanan dengan kandungan lemak jenuh di dalamnya dapat meningkatkan kadar kolesterol di dalam tubuh sehingga berdampak pada kenaikan tekanan darah anda. Inilah kenapa bagi anda yang ingin darah tinggi turun maka anda juga harus menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh anda.

9. Kafein

Kopi dan teh merupakan minuman yang banyak digemari dari segala golongan usia mulai dari anak-anak, dewasa atau bahkan orang tua sekalipun. Kenyataannya, kopi dan teh merupakan minuman yang harus dikurangi konsumsinya bagi para penderita darah tinggi. Kafein dalam kedua jenis minuman tersebut dapat menaikan tekanan darah dalam waktu singkat. Hal inilah kenapa sebaiknya mengonsumsi teh dan kopi dibatasi pengonsumsiannya. Ada beberapa contoh minuman yang harus dibatasi pengonsumsiannya seperti teh, kopi, cokelat serta jenis minuman soda dan penambah energi.

Baca Juga : Cara Cepat Mengobati Asam Urat Dengan madu

Selain hipertensi atau penyakit darah tinggi, maka jenis penyakit lainnya yang begitu sering dijumpai terutama pada mereka yang berusia diatas 30 tahun adalah asam urat. Asam urat dapat terjadi ketika seseorang memiliki kadar asam urat dalam tubuh yang tinggi. Penyakit ini dapat menyebabkan seseorang merasakan rasa nyeri yang berlebihan atau nyeri pada bagian sendi dan otot. Adapun gejala-gejala penderita asam urat antara lain adalah:

  • Rasa nyeri yang semakin terasa di kala pagi serta malam hari
  • Sering merasa kesemutan serta rasa ngilu bahkan dapat menimbulkan bengkak dan memerah pada bagian tubuh yang terkena asam urat
  • Bagian yang umumnya terserang asam urat adalah jari kaki, siku, tumit, pergelangan tangan serta jari tangan
  • Bagi penderita asam urat yang telah parah rasa sakit bisa terjadi bahkan ketika anda melakukan sedikit gerakan

Makanan Yang Harus Dijauhi Oleh Penderita Asam Urat

Bagi para penderita asam urat, sebaiknya melakukan diet makanan sehat serta hindari makanan dengan kandungan purin yang tinggi. Dalam hal ini, anda bisa menghindari beberapa makanan seperti:

1. Jeroan

Bagi orang Indonesia, jeroan merupakan salah satu jenis makanan yang banyak digunakan sebagai bahan masakan. Namun bagi penderita asam urat, sebaiknya menghindari jenis makanan ini karena memiliki kandungan purin yang cukup tinggi. Kandungan purin banyak ditemukan dalam ginjal, otak, babat dan hati. Untuk daging hewan sendiri, kandungan purin tidaklah sebanyak pada jeroan namun tetap harus dibatasi pengonsumsiannya.

Bukan hanya membatasi asupan daging namun ada baiknya jika anda juga menghindari makanan yang berasal dari produk hewani seperti saus, kaldu juga sup ayam. Selain itu, ada pula bakso dan soto yang juga harus dibatasi bagi para penderita asam urat. Penderita asam urat juga harus menghindari asupan daging kuda, daging kambing dan daging sapi. Jika tidak dihindari kolesterol tinggi pun bisa didapatkan akibat mengkonsumsi jeroan.

2. Biji-bijian dan Kacang-kacangan

Makanan berupa kacang-kacangan terutama pada kacang tanah, memiliki kandungan purin yang tinggi. Selain itu, jenis kacang-kacangan lain seperti belinjo dan roti gandum juga sereal juga memiliki kandungan purin yang cukup tinggi. Untuk itu, tidak heran jika penderita asam urat sebaiknya menghindari konsumsi yang berasal dari kacang-kacangan.

3. Ikan dan Seafood

Ikan serta seafood merupakan makanan berasal dari laut yang banyak digemari karena memiliki rasa yang lezat. Namun ada baiknya jika anda lebih berhati-hati dalam mengonsumsi makanan yang berasal dari jenis ikan serta seafood karena memiliki sumber purin yang tergolong cukup tinggi. Makanan laut seperti halnya lobster, kepiting, udang serta kerang merupakan jenis makanan yang harus dibatasi pengonsumsiannya. Beberapa jenis seafood lainnya yang harus dihindari adalah cumi-cumi, ikan sarden, kepiting, tiram, kerang, remis, sotong,  ikan teri dan udang.

4. Gula

Pada dasarnya gula tidak mengandung kadar purin yang tinggi. Hanya saja mengonsumsi terlalu banyak makanan dengan kandungan gula yang tinggi dapat memperburuk keadaan serta peningkatan terjangkitnya gangguan lain seperti obesitas dan penyakit diabetes. Dalam hal ini sebaiknya anda mengonsumsi makanan manis yang berasal dari buah-buahan saja. Bukan hanya mengandung pemanis alami namun buah-buahan juga mengandung nutrisi yang sangat diperlukan untuk kesehatan tubuh kita.

5. Makanan Olahan

Jenis makanan yang melalui proses pengolahan dengan cara dikeringkan merupakan makanan yang tidak baik bagi para penderita asam urat. Selain itu, jenis makanan yang diolah dengan cara dioven, dipanggang serta digoreng juga harus dihindari. Jenis makanan yang diolah melalui cara-cara tersebut membuat kadar air di dalamnya sedikit sehingga konsentrasi purin di dalamnya menjadi tinggi. Bukan hanya itu, namun mengonsumsi makanan yang diolah dengan cara dikeringkan dapat membuat kita cenderung makan lebih banyak.

6. Makanan yang Difermentasikan

Makanan atau minuman yang diolah dengan cara difermentasikan merupakan makanan yang memiliki kadar purin yang tinggi salah satunya adalah bir. Selain bir, minuman beralkohol lainnya memang tidak mengandung purin yang terlalu banyak namun dapat membuat produksi purin pada tubuh menjadi lebih meningkat. Makanan yang diragi ternyata juga mengandung kadar purin yang tinggi. Untuk itu bagi penderita asam urat, sebaiknya menghindari konsumsi tape singkong serta tape ketan hitam.

7. Beberapa jenis sayuran tertentu

Tidak selamanya mengonsumsi sayuran akan menyehatkan bagi tubuh. Terutama bagi penderita asam urat, ada beberapa jenis sayuran yang harus dibatasi pengonsumsiannya seperti:

  • Bayam
  • Kacang panjang
  • Asparagus
  • Kacang polong
  • Lentil
  • Bunga kol
  • Jamur kuping
  • Daun pepaya
  • Buncis

Menjaga asupan sehat sehari-hari bagi penderita asam urat dapat dilakukan dengan cara membatasi serta menjauhi beragam jenis makanan di atas. Menjaga kesehatan perlu dilakukan sejak dini dengan cara mengonsumsi beragam jenis makanan dna minuman sehat serta memperbanyak olahraga sehingga daya tahan tubuh terjaga. Semoga informasi ini bermanfaat dan berguna bagi Anda.