Rabu, April 24berita dan informasi seputar kesehatan, teknologi dan sport

Manfaat Jengkol Dapat Mencegah Kanker

NettCyber.com | Manfaat jengkol dapat mencegah kanker. Sebagian orang memang tidak suka dengan bahan makanan yang memiliki bau yang sangat khas ini. Tapi jangan kaget jika belakangan ini jengkol menjadi salah satu pangan yang sangat popular di masyarakat.

Bukan saja baunya yang menyengat dan harganya yang selangit hingga menyamai daging. Tapi, jengkol yang bernama latin Archidendron pauciflorum ini juga menjadi bahan pangan ajaib untuk menyembuhkan penyakit.

jengkol dapat mencegah kanker full hd 1

Penyakit kanker berpotensi untuk menyerang siapa saja, dan seringkali gejala awal tidak disadari sehingga penyakit mematikan tersebut terlambat mendapat penanganan. Sel kanker dapat berkembang dengan pesat jika kita terlalu banyak terpapar polusi, makan makanan yang tidak sehat dan sering terpapar radiasi.

Baca Juga : Kandungan Nutrisi dan Gizi Jengkol

Meski penyakit kanker dapat disembuhkan, kebanyakan kasus penderita kanker harus kehilangan nyawa karena penyakitnya telah memasuki stadium lanjut atau akhir. Karena itu selain tindakan pengobatan yang tepat, tindakan pencegahan yang dilakukan sebelum terkena penyakit kanker adalah hal yang paling tepat).

Salah Satu Manfaat Jengkol Dapat Mencegah Kanker

Banyak cara pengobatan dan pencegahan yang bisa kita lakukan dalam mengatasi sel kanker. Jika dalam dunia medis cara paling ampuh adalah dengan menjalani kemoterapi, maka dalam pengobatan tradisional obat yang digunakan justru diperoleh dari tanaman herbal.

jengkol dapat mencegah kanker hd

Salah satu dari sekian banyak makanan yang dapat mengatasi kanker adalah jengkol. Ya, jengkol dengan aroma menyengat dan sering dijadikan lalapan ini ternyata dipercaya dapat mengobati berbagai jenis penyakit kanker, bahkan lebih kuat dari kemoterapi. Dibawah ini akan dijelaskan manfaat jengkol untuk mencegah sel kanker :

1. Jengkol Sangat Ampuh Membunuh Sel Kanker

Jengkol mengandung senyawa adriamycin, dimana senyawa tersebut oleh para ahli medis digunakan sebagai metode pengobatan kemoterapi. Uniknya jengkol hanya membunuh sel kanker yang berkembang di dalam tubuh, namun tidak menyerang sel sehat lainnya. Karena itu belakangan ini jengkol digadang-gadang sebagai bahan alami yang sangat ampuh mengatasi penyakit kanker. Namun begitu, belum ada data empiris dan bukti ilmiah yang mendukung terhadap manfaat jengkol ini.

Baca Juga : Efek Samping Jengkol Untuk Tubuh

2. Jengkol Melawan Sel Kanker Lebih Kuat daripada Kemoterapi

Jengkol juga dipercaya dapat menghancurkan hampir semua jenis sel kanker, dan yang paling terbukti adalah dapat menghilangkan tumor dan kista. Dalam penelitian yang dilakukan pada sebuah laboratorium salah satu perusahaan obat terbesar dunia, setidaknya jengkol dapat menghambat 12 jenis penyakit kanker. Terlebih lagi manfaat yang luar biasa tersebut lebih kuat dibandingkan dengan pengobatan dengan kemoterapi. Bila ini benar, maka penemuan tersebut akan menjadi harapan baru bagi para penderita kanker.

jengkol dapat mencegah kanker

3. Jengkol Dapat Menghambat dan Mencegah Pertumbuhan Sel Kanker

Jengkol tidak hanya dapat menghancurkan dan melawan sel kanker, namun juga sangat efektif dalam mencegah munculnya sel kanker, atau mencegah perkembangan sel kanker ke tingkat yang lebih parah. Bagi orang yang sehat, mengkonsumsi jengkol sama saja dengan upaya dalam mencegah tubuh terkena penyakit kanker. Senyawa kimia berupa saponin yang ada pada jengkol terbukti dapat menghambat sel kanker tumbuh dan berkembang

4. Manfaat Lainnya dari Jengkol

Jengkol tidak hanya bermanfaat dalam mengatasi penyakit kanker, namun juga sangat berkhasiat dalam mengatasi berbagai penyakit di dalam tubuh, termasuk penyakit yang berbahaya. beberapa manfaat jengkol untuk kesehatan yaitu:

  • Mencegah infeksi. Jengkol memiliki senyawa spektrum antimikroba dan antijamur, sehingga dapat mencegah terjadinya infeksi di dalam tubuh yang disebabkan bakteri dan jamur. Jengkol juga bermanfaat dalam mengatasi cacing parasit yang bersarang di dalam tubuh kita.
  • Mencegah dan mengatasi anemia. Anemia bisa jadi menandakan tubuh kekurangan asupan zat besi sehingga jumlah sel darah merah pun menjadi berkurang, Anemia dapat menyebabkan kepala pusing, wajah pucat, kurang bergairah, mudah lelah, dan sulit berkonsentrasi. Dengan mengkonsumsi jengkol yang kaya zat besi (sekitar 4,7 gram per seratus kilonya) maka penyakit anemia bisa diatasi maupun dicegah.
  • Sebagai Antioksidan. Vitamin C dalam jengkol mampu meningkatkan imunitas tubuh, karena vitamin C dapat bermanfaat sebagai antioksidan untuk melawan senyawa radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh. Antioksidan dapat membuat tubuh selalu sehat dan jarang jatuh sakit.
  • Sumber protein. Tubuh membutuhkan protein untuk berfungsi dengan baik dan mengganti sel tubuh yang telah rusak. Untungnya, jengkol mengandung protein yang cukup besar, dimana dalam 100 gramnya mengandung protein saebesar 23,3 gram.
  • Menguatkan tulang. Kandungan kalsium dan fosfor dalam jengkol sangat bermanfaat dalam mebantu menguatkan tulang. Baik tulang maupun gigi akan menjadi lebih kuat dan padat, serta dapat mencegah terjadinya osteoporosis.